Breaking News

Kasus Facebook Desak Bos Path Rombak Aplikasi



Penyalahgunaan data Facebook oleh Cambridge Analytica tak melulu  menjadi sorotan. Sejumlah rivalnya laksana  Path, ikut waspada supaya  halserupa   tak terjadi pada mereka.

Pendiri sekaligus CEO Path Dave Morin, melewati  akun Twitter @davemorin mengatakan, dirinya dipenuhi  permintaan untuk membina  ulang Path. Diajuga  mempertimbangkan untuk membongkar  Path demi ketenteraman  data yang lebih baik di jejaring sosialnya tersebut.


Tak perlu  waktu lama, artikel  Dave ini menerima ratusan balasan dan ribuan like, di antaranya dari mantan Director of Engineering Path Mike DiCarlo dan sebanyak  angel investor. Mereka semua menunjukkan  ketertarikan untuk bekerjasama  atau mengerjakan  investasi  atas rencana Dave membongkar  aplikasinya.

Seperti diketahui, skandal privasi yang tengah menimpa Facebookmenciptakan  geram publik. Dalam permasalahan  ini, terjadi penyalahgunaan data Facebook oleh konsultan politik Cambridge Analytica guna  pemenangan Donald Trump menjadi Presiden Amerika Serikat (AS).

Isu ini menciptakan  sejumlah pemakai  Facebook terpikir guna  hengkang. Path sebagai rivalnya, dapat  mengambil pelajaran. Memiliki tingkat perlindungan dan ketenteraman  data yang lebih baik pun  menjadi modaluntuk  Path guna  merangkul semua  pemakai  Facebook.

Path barangkali  saja dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan  pengganti Facebook. Dengan keserupa an faedah  dan fitur laksana  Facebook dan Instagram, Path punya peluang  untuk menjadi lokasi  tinggal  baruuntuk  para mantan pemakai  Facebook.

Didirikan pada 2010, Path menjadi jejaring sosial guna  berbagi potret  dan berkirim pesan di perlengkapan  mobile. Layanan ini pun  memungkinkan pemakai  guna  berbagi ke sampai  500 kontak pertemanan yang telah  masuk dalam susunan  teman dekat sampai-sampai  lebih privat. Di Indonesia, jejaring sosial ini sempat menjadi tren. Kini, walau  tak se-booming dulu, masih ada sebanyak  pemakai  di Indonesia yang menggunakan software  ini.

Pada Mei 2015, Path memberitahukan  bahwa perusahaannya diakuisisi oleh Daum Kakao asal Korea Selatan dengan mahar yang tidak pernah diungkapkannya sampai  saat ini.

Tidak ada komentar