Breaking News

Langkah Pertolongan Pertama Ketika kita Dicakar Kucing

Kucing memang hewan yang menggemaskan. Namun bilamana tak hati-hati, Anda dapat saja dicakar olehnya. Jika telah begini, Anda mesti waspada. Pasalnya cakaran kucing bisa menularkan infeksi bakteri riskan yang mengakibatkan penyakit tertentu pada Anda. Simak langkah-langkah bantuan kesatu bilamana Anda dicakar kucing dalam tulisan ini.

Yang mesti segera Anda kerjakan setelah dicakar kucing

Jika luka bekas cakaran melulu berupa sayatan kecil dan ingin tidak dalam, maka seringkali hal itu tidak riskan dan Anda dapat melakukan penyembuhan sendiri di rumah. Berikut langkah-langkah yang mesti segera kita lakukan:

  • Bersihkan luka dengan air yang mengalir dan sabun. Biarkan air mencuci luka bekas gigitan selama sejumlah menit guna menghilangkan bakteri ataupun kotoran lainnya dari kuku kucing.
  • Tekan luka bekas cakaran kucing dengan perlahan dan hati-hati supaya mempermudah kotoran atau bakteri terbit dari dalam kulit.
  • Keringkan kulit kita dengan memakai handuk halus.
  • Segera sterilkan luka dengan memakai alkohol atau cairan antiseptik. Anda barangkali akan menikmati sedikit rasa perih atau sakit. Tahan rasa nyeri itu karena seringkali hanya sedangkan dan bakal segera hilang.
  • Oleskan krim antibiotik di lokasi kulit yang dicakar kucing untuk menangkal infeksi lebih lanjut. kita dapat melakukan pembelian krim antibiotik ini di apotek. Sebelum menggunakannya, simaklah dengan cermat aturan gunakan yang tercantum pada kemasan.
  • Biarkan luka goresan terpapar udara segar sampai-sampai Anda tidak perlu membungkus area tersebut. Namun, penting untuk Anda guna meyakinkan supaya luka tetap bersih.
  • Meski luka sayatan terbilang ringan, kita tetap dianjurkan untuk segera menggali pertolongan medis bilamana mencurigai kucing yang mencakar kita terinfeksi rabies atau penyakit menular lainnya.

Sementara andai luka cakaran berupa luka yang dalam sampai kulit kita robek parah dan mengeluarkan tidak sedikit darah, segera basuh luka dengan air yang mengalir dan hentikan perdarahan dengan teknik menekan luka tersebut memakai kain bersih dan kering.

Setelah itu, segera bawa ke dokter guna perawatan lebih lanjut. Anda barangkali membutuhkan sejumlah jahitan dan obat antibiotik oral guna mempercepat pemulihan.

Penting guna diperhatikan

Anda mesti segera mencari pertolongan medis bilamana Anda digigit kucing liar. Bahkan andai kucing tersebut terlihat sehat dan tidak penyakitan. Sebab, kucing tersebut dapat saja membawa penyakit riskan tertentu namun tidak menunjukkan fenomena apa pun.

Cara mencegah supaya tidak dicakar kucing

Ada sejumlah hal yang bisa Anda kerjakan sebagai upaya pencegahan supaya tidak dicakar kucing, di antaranya:

  • Hindari memperlakukan kucing dengan kasar. Apalagi pada kucing peliharaan kita sendiri. Memperlakukan kucing secara kasar dapat mengakibatkan mereka jadi lebih agresif.
  • Hindari bermain dengan kucing andai Anda merasa dalam situasi kurang sehat.
  • Buatlah area eksklusif kucing di lokasi tinggal Anda sampai-sampai ia tidak bebas berkeliaran di dalam rumah.
  • Jika kita sensitif terhadap cakaran kucing atau mempunyai sistem kekebalan tubuh lemah, Anda mesti mempertimbangkan guna mengadopsi kucing yang lebih tua sebagai fauna peliharaan daripada anak kucing. Pasalnya banyak sekali kucing lebih tidak jarang menggigit dan mencakar secara agresif pada umur 1 hingga 2 tahun.
  • Gigitan atau cakaran kucing berisiko menularkan penyakit riskan seperti rabies dan tetanus. Maka sebagai upaya pencegahan penularan penyakit riskan tersebut terdapat baiknya kucing kita divaksin.
  • Pastikan kucing Anda tidak jarang kali bersih dan terhindar dari kutu dengan teratur memandikannya dan mencuci kandangnya.
  • Rutin potong kuku kucing kita dengan memakai gunting kuku biasa. Memotong kuku kucing paling tidak seminggu sekali dapat meminimalisir risiko Anda menemukan luka dalam ketika digigit kucing.
  • Cuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah Anda bermain, membelai, atau menggendong kucing.
  • Jika kita mempunyai luka terbuka, tidak boleh biarkan kucing menjilat luka tersebut.

Tidak ada komentar