Breaking News

Sebelum Melakukan Penarikan Tunai Kartu Kredit, Pertimbangkan Hal Berikut Lebih Dulu


Kartu kredit memang memiliki banyak sekali manfaat dan kegunaan. Mulai dari untuk transaksi gesek yang sudah dikenal luas, transaksi secara online, hingga untuk tarik tunai. Salah satu fungsi dan juga manfaat dari kartu kredit memang Anda bisa mendapatkan uang cash dalam waktu singkat dengan cara yang mudah. Sehingga tepat bila kartu kredit digunakan sebagai cadangan dana darurat.


Namun sebelum Anda sering-sering gesek dengan kartu kredit untuk mendapatkan uang tunai, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan. Bukan hanya karena beban tagihan Anda setiap bulan akan semakin banyak bila Anda sering menggesek uang tunai. Namun juga karena ada beban bunga yang diberikan dari tarik tunai ini.

Ada dua pilihan cara untuk melakukan tarik tunai kartu kredit. Pertama, Anda bisa melakukan tarik tunai dari mesin ATM. Sedangkan cara kedua dengan gestun (gesek tunai) melalui mesin tarik tunai khusus yang ada di beberapa merchant tertentu. Kedua cara ini memiliki resiko dan juga denda yang berbeda.

Tarik tunai dari kartu kredit di mesin ATM memiliki cara yang sama dengan menarik debit. Anda juga bisa melakukan penarikan di semua mesin ATM yang saat ini sudah tersebar di semua sudut kota. Jadi sangat mudah dan sangat tepat bila Anda membutuhkan uang cash secara cepat dan juga mudah.

Di sisi lain, ketika menarik tunai dari ATM ini akan dibebankan biaya tarik tunai 4 persen. Biaya tersebut akan langsung dibebankan pada saat penarikan. Jadi misalnya Anda melakukan tarik tunai sebesar Rp 1,000,000, maka biaya untuk tarik tunai tersebut sebesar Rp 40,000. Semakin besar dan sering Anda melakukan tarik tunai biaya ini akan semakin besar.

Tak hanya itu saja, Anda juga akan diberikan bunga yang besarnya mencapai 2,95 persen untuk setiap kali transaksi tarik tunai. Jadi untuk menarik tunai dari kartu kredit sebesar Rp 1,000,000, Anda akan mengeluarkan biaya sebesar Rp 69,500 untuk satu kali transaksi. Cukup besar bukan bunganya?

Cara kedua yaitu dengan menggunakan mesin gestun yang ada di merchant. Cara ini memang cukup sulit karena tak semua mesin bisa melakukan gesek tunai kartu kredit. Namun biaya yang dibebankan hanya sedikit. Anda hanya dibebankan biaya sebesar 2,5 persen saja untuk transaksi dari mesin gesek tunai ini.

Meskipun jauh lebih murah, namun tetap saja lebih baik bila tarik tunai kartu kredit hanya dilakukan ketika Anda benar-benar membutuhkan dana tambahan untuk keadaan darurat. Bila pun bisa, maka pilih untuk melakukan pembayaran secara gesek dari pada Anda harus menarik uang tunai dengan kartu kredit ini.

Semoga setelah uraian ini, Anda lebih bijak ya dalam menggunakan kartu kredit!


Tidak ada komentar