Breaking News

Cara Terbaik Menentukan Lokasi Rumah


Berikut Beberapa Panduan cara terbaik menentukan lokasi rumah :
1) Penentuan Lokasi
Dalam menentukan lokasi kita perlu jeli mengamati pemgembangan suatu wilayah yang berkaitan erat dengan perkembangan suatu daerah. Disamping itu harus sering melihat-lihat suatu event ekspo perumahan atau rajin berjalan ke wilayah yang sedang atau akan dibangun oleh developer. Sebaiknya dalam menentukan pilihan terhadap lokasi perumahan tersebut harus dicocokan dengan peta wilayah kawasan tersebut, alasannya disamping sanggup berbagi wawasan yang berasal dari suatu gosip (brosur, iklan) wacana lokasi perumahan, tetapi juga sanggup melihat lokasi secara makro menyerupai : Jaringan jalan, lintasan kabel tegangan tinggi, letak sungai besar yang terdekat, letak lintasan kerata api dan banyak sekali planning pengembangan kota. Jangan lupa pula untuk mencari gosip secara ekspresi dari rekan-rekan yang mengetahui wilayah perumahan yang akan dipillih. Iinformasi ini bersifat sebagai komplemen gagasan untuk menentukan lokasi.
Dari hasil mencari info dan berjalan-jalan, maka kegiatan pengamatan tersebut sanggup dipergunakan untuk memperbandingkan kelebihan dan kekurangan pada beberapa alternatif lokasi perumahan yang paling menarik minat.


2) Aspek Legalitas
Sebelum tetapkan menentukan untuk membeli sebaiknya terlebih dahulu menyelidiki aspek legalitas atas lokasi tersebut. Adapun aspek legalitas yang sanggup ditanyakan ke Perusahaan Pengembang yaitu Copy Sertifikat Induk untuk lokasi perumahaan yang dipilih, hal tersebut untuk mengatakan kepastian wacana keabsahan kepemilikan atas tanah yang nantinya akan dikembangkan (pemecahan atas akta induk) menjadi SHGB ataupun SHM atas kavling yang dipilih tersebut tidak dalam permasalahan. Selain dari perusahaan pengembangan sanggup juga bertanya ke kelurahan atau kecamatan terdekat wacana planning suatu lokasi perumahan, apakah sudah mempunyai ijin-ijin prisip pada lokasi dimaksud. Unsur legalitas diatas berlaku untuk lokasi perumahan yang benar-benar gres akan dibangun, sedangkan untuk lokasi lokasi perumahan yang sudah/sedang dibangun sanggup ditanyakan lebih detail lagi seperti:Surat-surat tanah (AJB, PHTB, SHM/ SHGB), kelengkapan IMB.

3) Fasilitas Sarana & Prasarana
Fasilitas sarana dan prasarana yang lengkap dan memadai merupakan salah satu kiat utama dari pengembang dalam promosi penjualan rumah-rumahnya. Bahkan tidak jarang pengembang menunjukkan hadiah-hadiah untuk membuai calon konsumen untuk membeli salah satu produk rumahnya. Fasilitas standar yang dikenal dengan 'Fasum & Fasos' atau 
Fasilitas Umum yaitu menyerupai :
- Jalan lingkungan
- Saluran drainase/ got air hujan
- Penerangan rumah & jalan
- Fasilitas air minum dan air higienis (jet pump/sumur/ PAM/ pompa tangan)
- Jaringan telepon.

Sedangkan 'Fasos' atau kemudahan Sosial yaitu menyerupai :
- Rumah Ibadah/ Musholla
- Lapangan/ taman/ areal terbuka
- Posko Keamanan
- Balai Pertemuan warga dll.

Kelengkapan tersebut bahwasanya bertujuan semoga warga atau calon pembeli merasa nyaman dan betah bertempat tinggal pada suatu lokasi perumahan. Karena biasanya kesepakatan di brosur lebih manis dari kenyataan di lapangan, maka untuk meyakini kebenaran iklan/brosur dari pengembang tersebut, seorang calon pembeli perlu melaksanakan pengecekan pribadi ke lokasi (OTS/On the Spot) :
- Apakah sudah ada saluran ke perumahan
- Apakah saluran darinase air hujan sudah direncanakan untuk mengantisipasi banjir
- apakah sudah ada jaringan listrik & telepon yang memudahkan berkomunikasi dengan lingkungan luar
- apakah pengembang sudah merencanakan jaringan air bersih/ air minum
- apakah sudah tersedia posko keamanan dan sistem keamanan lingkungan sudah direncanakan dll.
Apabila hal-hal menyerupai tersebut di atas sebagian besar belum dipenuhi oleh pengembang mungkin calon pembeli sanggup mempertimbangkan kembali dapat dipercaya Pengembang atau segera beralih ke alternatif lokasi perumahan yang lebih baik.

4) Kondisi Rumah
Sebagai pembeli tentu akan merasa puas apabila mendapatkan kondisi rumah menyerupai yang diinginkan apalagi sesuai gambar pada brosur. Kondisi Rumah Sehat pada perumahan biasanya terdapat dua type yakni standar dan peningkatan mutu. Maksud type standar :
- bangunan 1 lantai mempunyai jumlah ruang dan kelengkapan bangunan sesuai type
- mempunyai lantai dengan perkerasan semen
- dinding bata/batako belum dilakukan finishing/ cat dinding
- atap genteng dengan warna standar
- mempunyai sambungan listrik
- mempunyai sumber air bersih
- mempunyai saluran pembuangan air kotor dan septic tank.

Sedangkan untuk Type peningkatan mutu perbedaanya hanya terletak pada :
- Lantai sudah ditingkatkan menjadi lantai keramik
- dinding sudah ditingkatkan dengan finishing cat dinding
- Kamar mandi /wc sudah menggunakan lantai dan dinding keramik
- atap genteng sudah menggunakan warna tertentu.

Sebelum mendapatkan kunci pada dikala realisasi pembelian rumah sebaiknya juga harus dicek ke lokasi wacana kelengkapan kondisi rumah tersebut. Pengecekan yang sanggup dilakukan secara sederhana yaitu sebagai berikut :
Langkah Pertama yang harus dilihat yaitu bentuk rumah secara keseluruhan dari luar apakah atapnya lurus, apakah tidak terjadi kemiringan secara keseluruhan bentuk rumah, apakah pemasangan atap dan lispang sudah benar.
Langkah Kedua yaitu melihat bab dalam rumah seperti: apakah pintu-pintu dan jendela sudah terpasang rapi dan sanggup dikunci, apakah lantai-lantai tidak pecah dan menggelembung, apakah plesteran dinding tidak terdapat keretakan-keretakan, apakah pada bab atap tidak terdapat kebocoran, apakah kayu-kayu yang dipergunakan sebagai pendukung struktur atap tidak patah atau terjangkit rayap. Langkah Ketiga yaitu pengecekan terhadap kelengkapan utilitas dan perlengkapan service di dalam rumah menyerupai :
- apakah saklar -saklar listrik sudah berfungsi dengan baik, terpasang rapi dan kondusif dari ancaman korsleting/kebakaran
- apakah keran-keran air dan saluran pembuangan di Km/Wc sanggup mengalir lancar
- apakah talang-talang air sudah terpasang dengan rapi dan tidak terdapat kebocoran
- apakah saluran air kotor dari dalam rumah sanggup mengalir ke saluran drainase perumahan.

5) Potensi Perkembangan
15 tahun yng kemudian kota Depok, Bekasi dan Tangerang mungkin belum seramai menyerupai tahun ini, namun pada dikala ini sudah sedemikian ramainya. Nah menyerupai itulah cara memandang suatu lokasi perumahan baru, bahwa pada suatu dikala nanti akan berkembang pesat menyerupai kota-kota di atas tersebut. Namun secara mikro sebaiknya yaitu perkembangan yang membawa imbas positif menyerupai :
- tersedianya kemudahan jalan yang lebar dan lancar tidak mengalami kemacetan yang parah
- adanya kemudahan pendidikan dan ibadah
- adanya tempat-tempat perdagangan gres (pasar, ruko, supermarket)
- adanya tempat-tempat acara umum (Bank, poliklinik/ puskesmas, bengkel)
- adanya jalur angkutan umum yang melintasi depan lokasi perumahan tersebut
- adanya sistem pengamanan kompleks perumahan yang terkoordinir rapi
- adanya sistem pengamanan terhadap ancaman kebakaran dan banjir.

Namun apabila pada lokasi perumahan tersebut banyak rumah-rumah kosong yang kurang terawat, maka yang harus dicermati yaitu keamanannya. Carilah gosip tingkat kriminalitas pada suatu lokasi perumahan tersebut dari penduduk sekitar atau tukang ojek/tukang becak. Atau gosip wacana kemungkinan pada perumahan tersebut sering kali dilanda banjir alasannya sistem drainasenya kurang anggun dll.
Semoga bermanfaat bagi pembaca dalam menentukan pilihan terhadap sebuah lokasi perumahan yang benar-benar sesuai kebutuhan dan keinginan. 

Tidak ada komentar