Breaking News

Lantai Kayu versus Keramik, Pilih Mana?


Setiap bangunan tidak bakal pernah terlepas dari yang namanya lantai. Baik di lokasi tinggal maupun pada bangunan-bangunan komersil. Keberadaannya akan menyusun identitas dan karakter dari sebuah lokasi tinggal atau bangunan.

Seperti dilansir dari laman architectaria.com, secara umum bahan penutup lantai yang sering dipakai dapat dipisahkan menjadi dua, yakni alami dan buatan.

Salah satu jenis bahan lantai alami ialah kayu yang ketika ini semakin populer. Bahan lantai ini dapat dipakai untuk seluruh elemen bangunan. Lantai kayu semakin populer untuk lokasi tinggal tinggal sebab nilai estetika yang tinggi.

Berikut sejumlah kelebihan dari lantai kayu yang dikutip pada website Arafuru. Pertama lantai keramik dapat menyerap panas dan mempunyai sifat hangat, lantas mempunyai kesan alami dan terlihat mewah, kemudian dinamis dan dapat menghilangkan kekakuan. Di samping itu, keunggulan lainnya ialah proses pemasangan lantai kayu lebih mudah.

Lalu bagaimanakah keunggulan yang dipunyai oleh bahan lantai produksi seperti keramik misalnya. Jika dikomparasikan dengan lantai kayu, lantai keramik lebih populer di Indonesia. Hal tersebut dikarenakan di samping harga yang variatif, motif dan ukurannya pun paling beragam

Namun lantai keramik memiliki sejumlah kekurangan yang di antaranya ialah terasa keras di kaki, sebab bahan keramik diciptakan dari gabungan tanah liat dan glazur yang dibakar.

Lantai keramik juga akan menimbulkan rasa dingin di kaki, yang pun mempunyai desain kaku. Kemudian kelemahan lain dari lantai keramik ialah Nat keramik yang susah dibersihkan, nat adalahlapisan semen yang ada di tiap sambungan keramik. Serta kelemahan lain merupakan mudah pecah dan gampang tergores.

Tidak ada komentar