Breaking News

11 Langkah Sukses Dalam Perundingan Dan Transaksi Property

Menurut Joe Hartanto dalam bukunya property cash machine (PCM), ada kiat-kiat khusus biar kita dapat menjadi seorang negosiator properti yang handal sehingga selalu dapat mendapat transaksi properti hot deal.


Berikut 11 Langkah Sukses Dalam Negosiasi Dan Transaksi Di Properti :
1. Kita diharuskan untuk tidak pernah jatuh cinta dan pakai emosi dalam transaksi.
Maksudnya adalah, ketika kita selalu melibatkan emosi dalam bernegosiasi maka sudah niscaya harga jual properti tidak akan menawarkan keuntungan yang maksimal.
Apalagi kita hingga jatuh cinta sama properti yang kita incar, maka kemungkinan untuk mendapat hot deal niscaya tidak mungkin, alasannya yaitu kita sudah terlanjur tertarik. Yang seharusnya kita cintai yaitu hasil dari transaksi properti dan cashflow yang diperoleh.

2. Selalu siap dalam melaksanakan kompromi.
Tidak ada perundingan tanpa kompromi tetapi dengan syarat kita tetap yang mengendalikan perundingan tersebut biar kita selalu dipihak yang memenangkan deal.

3. Ajukan penawaran harga 3-4 hari sesudah survei dilakukan.
Sudah hal yang masuk akal ketika kita melihat sesuatu produk yang menarik untuk segera bertanya dan menawarnya. Akan tetapi alasannya yaitu kita sedang berinvestasi, sebaiknya tahan dulu hingga penjual yang melaksanakan penawaran terlebih dahulu dan bertanya-tanya kepada kita kalau kita jadi mengajukan penawaran berapa dan penawaran menyerupai apa yang akan kita ajukan.
Kenapa kita dianjurkan melaksanakan penawaran sesudah 3-4 hari sesudah survei dilakukan? Karena waktu 3 hingga 4 hari yaitu waktu yang sempurna untuk melaksanakan analisis dan perhitungan, sekaligus untuk mengetahui motivasi penjual apakah ia memang berniat menjual propertinya.

4. Dasar dari kita melaksanakan penawaran yaitu alasannya yaitu adanya cashflow yang menguntungkan.
Sebelum kita melaksanakan penawaran, wajib untuk menganalisis berapa cashflow yang akan dihasilkan dan seberapa besar capital gain yang diperoleh dari properti tersebut bila kita mengacu harga pasar yang berlaku.

5. Tentukan batas maksimal penawaran sebelum perundingan berlangsung.
Kita harus dapat mempelajari detail lokasi properti yang akan kita beli, dan sebaiknya tahu persis berapa harga pasar yang berlaku pada dikala itu. Sehingga kita akan tahu motivasi dari penjual, apakah memang benar-benar berniat menjual atau ada motivasi lain.

6. Pemenang yaitu yang terakhir menyebutkan angka.
Biarkan penjual menyebutkan harga jual yang akan ditawarkannya dan mau menurunkan jarga jual tersebut serendah-rendahnya. Kalau dari awal motivasi dari penjual memang lagi butuh duit atau ada keperluan lainnya, tentunya ia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk dapat menjual rumahnya alasannya yaitu sudah ada pihak pembeli yang mau membeli rumahnya.

7. Tawar harga jauh lebih rendah dari transaksi yang diinginkan.
Misal bila kita ingin bertransaksi dengan harga 1 milyar, dan itu sudah harga dibawah pasar, maka berikan penawaran dibawah angka tersebut, misal dengan menawar 600 juta atau 700 juta. Siapa tahu penjual dapat menurunkan harganya lagi.

8. Kita dilarang hingga dipengaruhi oleh penjual ataupun broker.
Biasanya penjual atau broker yang sudah hebat akan mencoba menghipnotis pikiran kita biar kita lekas tertarik dan akan menyesal apabila kita hingga tidak membelinya.
Oleh alasannya yaitu itu kita disarankan menunggu 3 nyampai 4 hari dari survei, alasannya yaitu hal ini akan menguntungkan kita dalam rangka penilaian dan analisis properti tersebut.

9. Seorang investor properti harus dapat melaksanakan batas waktu tenggang pembayaran.
Semakin usang semakin baik, alasannya yaitu kita nantinya akan bekerja sama dengan pihak bank sehingga perlu waktu untuk mencairkan uang untuk membiayai properti tersebut. Biasanya proses bank dalam melaksanakan pencairan kontribusi kurang lebih memakan waktu satu bulan paling cepat.

10. Usahakan kita tidak menawarkan DP kepada penjual.
Kita akan dianggap investor hebat dan sukses bila hingga melaksanakan transaksi tanpa DP dan pembiayaan dilakukan oleh bank. Inilah yang disebut membangun investasi tanpa modal yang setiap investor inginkan.
Seandainya ada DPpun, sebaiknya kita memberikannya dalam jumlah yang kecil, terus bagaimana caranya biar penjual sepakat dengan undangan kita? yaitu dengan taktik menaikkan harga properti (misal dinaikkan 20 juta atau 50 juta dari harga kesepakatan) tapi dengan catatan mereka mau meringankan syarat pembayaran.

11. Pantau perkembangan harga properti yang sedang kita incar secara berkala.
Cek setiap ahad atau bulan apakah mengalami penurunan harga, atau barangkali memang sudah laku.
Karena biasanya penjual yang frustrasi alasannya yaitu properti yang dijualnya tidak laku-laku, maka mereka akan menurunkan harga biar cepat laris ditambah alasannya yaitu faktor kepepet pula (butuh duit).

Tidak ada komentar